Category Archives: Uncategorized

Kuliah di China? Pelajari Bahasa Mandarin, yuk!

Mempelajari bahasa baru memang bukanlah hal yang mudah, apalagi mempelajari bahasa mandarin yang setiap kata memiliki hurufnya tersendiri. Selain itu bahasa Mandarin juga memiliki cara pelafalan yang tidak bisa asal disebutkan, karena beda pelafalan, maka akan berbeda arti juga.

Sebagai pemula, jangan khawatir, karena terdapat cara mudah untuk bisa mempelajari bahasa mandarin dengan mudah. Jadi jangan takut kalau bahasa mandarin itu sulit. Berikut ini adalah cara untuk bisa membantu Anda dalam mempelajari bahasa Mandarin, mulai dari yang dasar sampai cara cepat untuk mempelajarinya.

Cara Mudah Belajar Mandarin

1.Pelajari Hanyu & Pinyin

Hanyu & Pinyin secara harafiah berarti bunyi bersama bahasa. Dalam bahasa Mandarin, Pintin merupakan sebuah sistem romanisasi untuk bahasa Mandarin. Ini digunakan untuk mengalihkan aksara dari yang non-latin, menjadi huruf latin.

Nah, hal paling dasar yang bisa dilakukan untuk pemula dalam mempelajari bahasa Mandari adalah dengan memulai mencoba membaca Pinyin. Selain itu dengan Pinyin, kita bisa melafalkan intonasi yang ada pada huruf Mandarin. Ini juga bisa dilakukan untuk menghindari kesalahan saat membaca huruf mandarin.

2.Pelajari Intonasi

Ada 4 jenis intonasi yang ada di bahasa Mandarin. Keempat intonasi ini akan menentukan arti dari suatu kata. Memang mungkin akan cukup membingungkan bagi yang baru mulai mempelajari bahasa Mandarin, selain itu intonasi dari pelafalan yang diucapkan pada bahasa Mandarin akan memberikan arti tersendiri untuk setiap hurufnya.

Banyak yang memiliki anggapan kalau mempelajari intonasi di bahasa Mandarin merupakan hal yang sulit untuk dilakukan, sebenarnya jika sering mendengar percakapan berbahasa Mandarin, akan membuat kita menjadi lebih mudah mempelajari bahasa satu ini.

4 intonasi wajib untuk dipahami dalam bahasa Mandarin adalah :

  • Intonasi Datar ( – )
  • Intonasi Naik ( / )
  • Intonasi Memantul ( v )
  • Intonasi Menghentak ( \ )

Jika bingung dengan intonasi yang ada, cobalah untuk mendengarkan percakapan berbahasa Mandarin yang bisa dengan mudah Anda temukan di Internet.

3.Sering Mendengarkan

Cara belajar dasar untuk lebih mengenal bahasa Mandarin adalah dengan mendengarkannya. Bisa dengan meggunakan lagu, menonton film berbahasa Mandarin, bisa juga dengan menonton percakapan bahasa Mandarin.

Ini dilakukan untuk bisa membiasakan diri dengan bahasa Mandarin, jadi semakin familiar. Ini akan membantu Anda semakin mudah dalam belajar bahasa.

4.Melatih Menulis Tulisan Hanzi

Setelah mempelajari cara membaca dan mengucapkan, cobalah untuk melatih kemampuan menulis dalam bahasa mandarin. Ini bisa dilakukan setiap hari agar semakin terbiasa dan tidak lupa dengan arti dan bagaimana penggunaannya di dalam kalimat bahasa Mandarin.

Jika dalam 1 hari setidaknya konsisten mempelajari 5 – 10 kata, maka setidaknya dalam 1 bulan kamu akan mempelajari 150 – 300 kata bahasa Mandarin. Jadi lambat laun kamu akan semakin menguasai bahasa Mandarin dengan baik.

5.Gunakan Sehari – hari

Biasanya kendala orang dalam mempelajari bahasa adalah tidak mereka aplikasikan dengan baik dikehidupan sehari – hari. Dihambat dengan keadaan sekitar yang kurang memahami kita yang memang ingin belajar bahasa.

Nah, jangan malu untuk memulai berbicara bahasa Mandarin. Mungkin memang orang sekitar akan merespon aneh atau mereka juga tidak paham dengan apa yang kita katakan karena kita tinggal di Indonesia.

Atau mungkin bisa juga dengan menghubungi teman di dunia maya untuk membantu mempelancar skill berbahasa Mandarin Anda.

Semoga artikel ini membantu Anda yang ingin mempelajari bahasa Mandarin, ya!

Beasiswa Program Bilateral Tiongkok

Jika kamu berniat berkuliah di Tiongkok, cobalah untuk menggunakan Beasiswa Chinese Government Scholarship – Great Wall Program!. Sama seperti Negara lainnya yang ingin memajukan negaranya dalam bidang pendidikan, Pemerintah Tiongkok juga melakukan hal yang serupa. Mereka juga menyediakan banyak beasiswa untuk pada mahasiswa baik lokal maupun internasional di negaranya.

Salah satu program yang mereka tawarkan adalah Program Bilateral. Beasiswa ini terdiri dari beasiswa penuh dan juga sebagian, didirikan oleh MOE sesuai dengan perjanjian pertukaran di bidang pendidikan atau MOU antara Pemerintah Tiongkok dan juga Negara lain.

Yukm kita kenali lebih dalah tentang beasiswa satu ini.

Program Bilateral Tiongkok

Program bilateral merupakan program yang mendukung sarjana, master, doctor, sarjana umum, dan juga sarjana senior. Kalau ingin mengajukan beasiswa, konsultasilah terlebih dahulu dengan pihak terkait, seperti misalnya kedutaan besar Tiongkok mengenai program studi yang ada.

Jika kesulitan dalam belajar bahasa baru, beberapa universitas di Tiongkok ada kelas berbahasa Inggris, jadi akan lebih membantu kamu dalam mengikuti pelajaran yang ada di sana.

Durasi yang nanti akan ditempuh dalam melakukan program ini, tergantung dari jurusan pilihan utama, persiapan berbahasa Mandarin, dan seperti apa ditentukan pada surat penerimaannya.

Banyak loh keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari program beasiswa ini. Seperti kamu akan dibebaskan biaya kuliah, pendaftaran, biaya percobaan laboratorium, magang, dan sampai ke buku pelajaran dasar untuk keperluan kamu kuliah.

Ada juga akomodasi berupa asrama kampus yang dapat digunakan secara gratis. Kamu juga akan mendapatkan uang tunjangan bulanan selama menerima beasiswa ini. Kesehatan juga akan terjamin karena ada pelayanan medis rawat jalan dan juga asuransi kesehatan untuk para mahasiswa Internasional di Tiongkok.

Namun untuk bisa mendapatkan beasiswa ini dibutuhkan beberapa ketentuan. Lakukanlah pengajuan aplikasi pada pihak terkait. Biasanya mereka menetapkan deadline dari Januari hingga April.

Untuk bisa memenuhi persyaratan, para pelamar harus bukan merupakan warga Negara Republik Rakyat Tiongkok, dan juga memiliki kesehatan yang baik. Merupakan lulusan SMA atau sederajat dan masih berusia dibawah 25 tahun ketika mengajukan program sarjana.

Jika ingin mengajukan program master, wajib merupakan sarjana berumur dibawah 35 tahun ketika melamar program ini. Sedangkan untuk mengajukan program doktor, harus setidaknya telah menyelesaikan 2 tahun program studi sarjana ketika sedang melamar program sarjana umum. Terakhir memiliki gelar master atau professor dan masih berusia di bawah 50 tahun ketika melamar.

Berikut ini adalah cara untuk mengajukan aplikasi :

• Pelamar berkonsultasi dengan pihak terkait mengenai rincian dan persyaratan pengajuan aplikasi beasiswa Program Bilateral dan mengajukan permohonan beasiswa sesuai persyaratan.

• Setelah direkomendasikan oleh pihak yang berwenang, calon penerima beasiswa harus menghubungi universitas pilihan mereka untuk mendapatkan Surat Pendaftaran.

• Calon yang direkomendasikan harus menyelesaikan prosedur aplikasi online di Sistem Aplikasi CSC Online untuk Mahasiswa Internasional. Kunjungi www.csc.edu.cn/laihua atau www.campuschina.org dan klik Aplikasi Online untuk Mahasiswa Internasional, lalu melengkapi informasi yang diperlukan, menyerahkan secara online Formulir Permohonan Beasiswa Pemerintah Tiongkok yang telah dilengkapi dan mencetak hardcopy-nya.

• Berkas dokumen aplikasi lengkap harus diserahkan jadi satu kepada pihak yang berwenang di negara asal pelamar beasiswa sebelum batas waktu yang ditentukan. (Silakan cek Dokumen Aplikasi untuk daftar yang lebih rinci).

• CSC tidak menerima aplikasi individu selain aplikasi yang direkomendasikan dari pihak berwenang yang mengirimkan berkas. Calon dengan Surat Pendaftaran dari universitas akan ditempatkan di universitas yang dituju; sedangkan mereka yang tidak memiliki Surat Pendaftaran harus mengikuti sesuai penempatan CSC.

Semoga informasi ini membantu untuk kalian dalam mengajukan beasiswa!

Kenapa Kuliah di China?

Pernah tidak kamu berpikir untuk berkuliah di luar negeri? Seperti di negara tetangga kita di Singapura, atau bahkan negara yang jauh di sana di Amerika? Tapi bagaimana dengan negara China?

Tahukah kamu China termasuk negara yang perkembangannya paling pesat. Mereka berkembang dengan sangat baik entah itu pada sektor ekonomi, teknologi, pariwisata, bahkan sampai ke pendidikannya. Dapat dikatakan China merupakan negara yang tengah naik dan sekarang ini. Selain itu, China merupakan negara besar yang sangat berpengaruh di dunia.

Hal ini membuat banyak orang berpikir kuliah di China merupakan keputusan yang tepat. Apalagi bahasa Mandarin kini sudah diresmikan menjadi bahasa Internasional, pasti bahasa yang kitas gunakna sehari – hari di sana akan sangat membantu kita di masa depan.

Lalu saat ini, China memang telah menjadi negara yang cukup sering dijadikan pilihan untuk melanjutkan pendidikan, dapat dikatakan sebagai destinasi belajar yang baru bagi banyak orang. Sebenarnya Chiina sudah 10 tahun lamanya terus naik menjadi negara sebagai tujuan kuliah, Bahkan China dapat untuk mengalahkan negara besar lain seperti USA dan UK.

Kenaikan dari jumah mahasiswa Internasional yang ada di  China rata – rata mencapai 10%. Angka ini dapat dikatakan cukup besar dibandingkan dengan negara lainnya. Fakta ini menunjukkan kalau China memang memiliki kualitas pendidikan yang tidak peru untuk diragukan lagi.

Lalu keuntungan apa yang didapatkan jika memilih kuliah di China? Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa di dapat dari berkuliah di China.

Manfaat Kuliah di China

1.Dapat Menguasai 2 Bahasa

Di China, ada kampus yang memberikan pilihan program, ingin menggunakan bahasa pengantar Inggris, atau menggunakan bahasa Indonesia. Jadi di sana, kamu tidak hanya akan belajar bahasa mandarin, tapi juga dapat mengasah kemampuan berbasa inggris kamu.

Dapat dibayangkan saat kamu nanti sudah terbiasa, kamu bisa menguasai 2 bahkan 3 bahasa sekaligus setelah lulus dari sana.

2.Biaya Lebih Murah

Percaya tidak, kalau kuliah di China biaya akan menjadi lebih murah? Ya, karena biaya kuliah di China memang faktanya lebih murah jika dibandingkan dengan yang ada di Amerika atau bahkan di Eropa. Untuk kamu yang ingin kuliah di negara maju namun terhalang dengan biaya, China merupakan destinasi yang pas.

Di tambah lagi terdapat banyak beasiswa yang ditawarkan, baik itu dari pemerintah Chinanya langsung, dari negara kita sendiri, dari kedua belah pihak, dan juga ada dari universitas yang dituju.

Selain itu kalau berhasil masuk ke universitas negeri yang ada di sana, kamu bisa mendapatkan subsidi berupa tempat tinggal.

3. Peluang karir dan juga Bisnis

Seperti yang kita ketahui bersama, bukan rahasia umum lagi jika banyak perusahaan yang berbasis di China. Terutama pada perusahaan – perusahaan teknologi. Seperti ada handphone, alat transportasi, dan alat – alat keseharian lainnya yang biasanya memang berasal dari China.

Nah, jika kamu memilih untuk berkuliah di China, kamu memiliki kesempatan besar untuk berkarir di dalam perusahaan – perusahaan besar mereka. Selain itu mereka juga banyak membuka kantor cabang di Indonesia, jadi kamu mungkin akan lebih mudah untuk diterima di kantor tersebut.

4.Pilihan Jurusan Beragam

Pernahkah kamu mendengar tentang jurusan Modelling & Etiquette? Nah, di China memang mereka memiliki jurusan yang sangat beragam. Jadi kamu tidak usah khawatir untuk tidak menemukan jurusan yang kamu inginkan di sana.

Bahkan jika kamu ingin kuliah kedokteran di China, kamu dapat menyelesaikannya dengan waktu yang lebih singkat.

Jadi bagaimana? Tertarik kuliah di China?

Cara Mendapatkan Beasiswa China

Cara Mendapatkan Beasiswa China

China merupakan negara yang memberikan beasiswa kepada pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di negara tirai bambu tersebut. Mereka memberikan beasiswa penuh yang diberi nama Chinese Government Scholarship (CGS). CGS adalah program dari China yang dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari seluruh dunia. Ada 280 perguruan tinggi di China yang bisa kamu lamar untuk mengajukan beasiswa ini.

Bukan hanya beberapa jenjang saja, namun juga hampir semua jenjang bisa kamu pilih. Mulai dari Sarjana atau S1, Pascasarjana atau S2, sampai ke doktor S3. Dan hal ini sendiri sering dialami oleh para anak pemenang judi casino online terbaik dan juga terpercaya tersebut.

Chinese Government Scholarship

Cara Mendapatkan Beasiswa China

Setiap tahunnya, biasanya periode pendaftarannya dibuka dari Desember hingga April. Terdapat hal menarik yang ada, yaitu mahasiswa yang ingin mendaftarkan diri pada beasiswa ini tidak diwajibkan untuk memiliki sertifikat.

Karena biasanya bagi mereka yang akan memberikan beasiswa full atau partial kepada para mahasiswa, akan meminta sertifikat seperti TOEFL atau IELTS. Hal ini dikarenakan perguruan tinggi di China tidak memasukkan sertifikat bahasa itu menjadi sebuah syarat penting saat mengajukan lamaran.

Para pendaftar hanya perlu untuk membuktikan adanya tes hasil kemampuan berbahasa inggris dari kampus asalnya. Jadi ini lebih mempermudah para pendaftar yang belum memiliki sertifikat tersebut.

Chinese Government Scholarship mempublikasikan di situs resminya, 3 cara untuk dapat melakukan pendaftaran beasiswa ini.

1.Melalui kedutaan besar agar bisa melamar ke 2 perguruan tinggi

Kamu bisa menemukan kedutaan besar di alamat berikut ini :

Jl. Mega Kuningan No.2, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Setia Budi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

2.Melalui Perguruan Tinggi agar dapat melamar ke 3 perguruan tinggi

3.Melalui sumber lain selain kedutaan besar dan juga perguruan tinggi.

Selain mendapatkan biaya kuliah, kamu  juga akan mendapatkan biaya lain. Berikut ini merupakan cakupan beasiswa Chinese Government Scholarship.

Cara Mendapatkan Beasiswa China

1.Tunjangan bulanan, uang kuliah, dan akomodasi untuk jenjang S1 sebesar 2.500 renmimbi China

Kamu akan mendapatkan tunjangan bulangan, lalu ada juga uang kuliah, serta juga mendapatkan akomodasi untuk jenjang S1 sekitar 2,500 Renmimbi, atau Rp4,945,663 (kurs Rp 1.978,27)

2.Yang kedua, kamu bisa mendapatkan tunjangan bulanan, uang kuliah, dan juga akomodasi untuk yang jenjang S3 sebesar 3000 renmimbi, setara dengan Rp5,934,796 (kurs 1.978,27)

3.Ketiga, kamu dapat mendapatkan tunjangan bulanan, uang kuliah, lalu akomodasi untuk jenjang S3 sebesar 3,500 renmimbi, atau setara dengan Rp6,923,929 (kurs 1.978,27)

Untuk bisa mendapatkan beasiswa tersebut, tertunya terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut ini beberapa persyaratan untuk dapat mengajukan beasiswa ini.

  1.  Berusia maksimal 25 tahun untuk yang jenjang S1, maksimal berusia 35 tahun untuk yang S2, dan maksimal berusia 40 tahun untuk S3.
  2. Telah memiliki surat rekomendasi
  3. Memiliki sebuah rencana studi
  4. Memiliki motivation letter Motivation letter merupakan surat 1 halaman yang berisikan setidaknya 500 kata. Dalam surat tersebut, penulis menjelaskan kenapa ia cocok pada posisi yang diinginkan.
  5. Memiliki LoA atau Letter of Acceptance
  6. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL/ IELTS (Pilihan)
  7. Memiliki CV atau Riwayat Pekerjaan
  8. Menyertakan fotocopy Paspor
  9. Jika memiliki serfitikat akademik, mohon disertakan
  10. Ada Visa sebagai pelajar di China
  11. Memiliki topik makalah penelitian
  12. Menyertakan proposal penelitian

China

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk mendaftar di Chinese Government Scholarship dan mau mencoba, segera lengkapi persyaratannya ya.

Untuk info lebih jelasnya mengenai cara pendaftaran dan kelengkapan lainnya, bisa mengunjungi laman resmi mereka di : https://www.chinesescholarshipcouncil.com.

Semoga beruntung!

Kuliah di China?

kuliah di china

Mungkin banyak orang yang tertarik untuk berkuliah di China, tapi bagaimana si kuliah di sana itu? Apa iya menyenangkan? Atau bahkan sama saja dengan apa yang ada di Indonesia?

Disini kami akan menceritakan sudut pandang dari seseorang yang pernah berkuliah di China. Pastinya jika berencana untuk kuliah di sana, kamu akan menghabiskan waktu minimal 3-5 tahun untuk tinggal di China.

Karena itu kamu harus tahu kehidupan di sana bagaimana agar tidak tiba – tiba merasakan home sick. Perlu diingat kalau China cukup berbeda dengan Indonesia, dimana mereka menggunakan bahasa mandarin dalam percakapan sehari – hari. Setidaknya jika berencana kuliah di sana, pastikan kamu sudah memiliki dasar berbahasa mandarin.

Di China sendiri jarang terdapat orang yang dapat berbicara bahasa inggris, jika kamu tidak bisa berbicara bahasa mandarin mau tidak mau akan menggunakan bahasa insyarat. Lalu di China tidak semua orang menggunakan aksen yang sama, setiap daerah memiliki aksen atau gaya bicara yang berbeda.

Tidak semua orang yang kuliah di China harus merupakan orang berduit, karena pada nyatanya banyak diantara mereka yang mendapatkan beasiswa. Tapi tidak semua juga langsung mendapatkan beasiswa saat pertama kali mendaftar di sana, ada yang awalnya bayar sendiri lalu pada tahun kedua atau ketiga baru mengajukan beasiswa.

Untuk biaya hidup di sana, banyak yang mengakui kalau biaya hidup China dan Indonesia tergolong hampir sama. Mungkin di China juga dapat di katakana lebih murah jika kita pintar – pintar mengatur keuangannya. Apalagi jika kamu memilih untuk tinggal di asrama kampus. Semua sudah dikoordinasi dan juga diatur oleh pihak kampus. Ada beberapa kampus yang sudah menyediakan kafetaria dengan harga murah.

Untuk kamu yang beragama Islam, harus bisa memilih – milih makanan dengan baik. Di China sudah terdapat cukup banyak restoran halal, jadi kamu tidak usah bingung untuk mencari makanan saat berada di sana.

Lalu kamu juga harus bisa menyesuaikan diri dengan musim yang ada di sana. Berbeda dengan Indonesia yang hanya memiliki 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Di China terdapat 4 musim, yaitu musim semi, musim gugur, musim dingin, dan musim panas.

Pertanyaan yang paling umum ditanyakan oleh banyak orang adalah mengenai apakah mereka bisa bekerja saat menjadi mahasiswa di China? Ya, kamu bisa bekerja disana. Apalagi jika kamu memiliki kemampuan lebih dibidang bahasa Inggris, di China banyak yang membutuhkan tenaga kerja yang dapat berbahasa Inggris.

Kenapa memilih China sebagai Negara untuk melanjutkan pendidikan? Tidak harus China, namun perlu diketahui kalau China merupakan salah satu Negara yang memiliki kampus dengan akreditabilitasi terbaik. Bahkan banyak kampus dari China yang masuk ke jajaran kampus terbaik di dunia.

Bagi kamu yang berencana untuk melanjutkan kuliah di China, pastikan persiapkan bahasa mandarin sebagai pegangan kamu. Karena paling tidak kamu sudah memiliki dasar dalam berkomunikasi. Biasakan diri dengan makanan yang ada di sana.

Banyak juga kegiatan seru yang bisa kamu dapatkan saat berkuliah di sana. Sebagai orang Indonesia, biasanya akan ada acara dengan orang – orang dari Indonesia. Seperti festival angklung, acara yang berhubungan dengan Indonesia dan China, dan masih banyak kegiatan lain yang biasanya mengikutsertakan mahasiswa asal Indonesia.

Jadi bagaimana? Tertarik untuk berkuliah di negeri tirai bambu ini? Jangan ragu untuk mencoba!