Kuliah di China?

kuliah di china

Mungkin banyak orang yang tertarik untuk berkuliah di China, tapi bagaimana si kuliah di sana itu? Apa iya menyenangkan? Atau bahkan sama saja dengan apa yang ada di Indonesia?

Disini kami akan menceritakan sudut pandang dari seseorang yang pernah berkuliah di China. Pastinya jika berencana untuk kuliah di sana, kamu akan menghabiskan waktu minimal 3-5 tahun untuk tinggal di China.

Karena itu kamu harus tahu kehidupan di sana bagaimana agar tidak tiba – tiba merasakan home sick. Perlu diingat kalau China cukup berbeda dengan Indonesia, dimana mereka menggunakan bahasa mandarin dalam percakapan sehari – hari. Setidaknya jika berencana kuliah di sana, pastikan kamu sudah memiliki dasar berbahasa mandarin.

Di China sendiri jarang terdapat orang yang dapat berbicara bahasa inggris, jika kamu tidak bisa berbicara bahasa mandarin mau tidak mau akan menggunakan bahasa insyarat. Lalu di China tidak semua orang menggunakan aksen yang sama, setiap daerah memiliki aksen atau gaya bicara yang berbeda.

Tidak semua orang yang kuliah di China harus merupakan orang berduit, karena pada nyatanya banyak diantara mereka yang mendapatkan beasiswa. Tapi tidak semua juga langsung mendapatkan beasiswa saat pertama kali mendaftar di sana, ada yang awalnya bayar sendiri lalu pada tahun kedua atau ketiga baru mengajukan beasiswa.

Untuk biaya hidup di sana, banyak yang mengakui kalau biaya hidup China dan Indonesia tergolong hampir sama. Mungkin di China juga dapat di katakana lebih murah jika kita pintar – pintar mengatur keuangannya. Apalagi jika kamu memilih untuk tinggal di asrama kampus. Semua sudah dikoordinasi dan juga diatur oleh pihak kampus. Ada beberapa kampus yang sudah menyediakan kafetaria dengan harga murah.

Untuk kamu yang beragama Islam, harus bisa memilih – milih makanan dengan baik. Di China sudah terdapat cukup banyak restoran halal, jadi kamu tidak usah bingung untuk mencari makanan saat berada di sana.

Lalu kamu juga harus bisa menyesuaikan diri dengan musim yang ada di sana. Berbeda dengan Indonesia yang hanya memiliki 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Di China terdapat 4 musim, yaitu musim semi, musim gugur, musim dingin, dan musim panas.

Pertanyaan yang paling umum ditanyakan oleh banyak orang adalah mengenai apakah mereka bisa bekerja saat menjadi mahasiswa di China? Ya, kamu bisa bekerja disana. Apalagi jika kamu memiliki kemampuan lebih dibidang bahasa Inggris, di China banyak yang membutuhkan tenaga kerja yang dapat berbahasa Inggris.

Kenapa memilih China sebagai Negara untuk melanjutkan pendidikan? Tidak harus China, namun perlu diketahui kalau China merupakan salah satu Negara yang memiliki kampus dengan akreditabilitasi terbaik. Bahkan banyak kampus dari China yang masuk ke jajaran kampus terbaik di dunia.

Bagi kamu yang berencana untuk melanjutkan kuliah di China, pastikan persiapkan bahasa mandarin sebagai pegangan kamu. Karena paling tidak kamu sudah memiliki dasar dalam berkomunikasi. Biasakan diri dengan makanan yang ada di sana.

Banyak juga kegiatan seru yang bisa kamu dapatkan saat berkuliah di sana. Sebagai orang Indonesia, biasanya akan ada acara dengan orang – orang dari Indonesia. Seperti festival angklung, acara yang berhubungan dengan Indonesia dan China, dan masih banyak kegiatan lain yang biasanya mengikutsertakan mahasiswa asal Indonesia.

Jadi bagaimana? Tertarik untuk berkuliah di negeri tirai bambu ini? Jangan ragu untuk mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *